“Waz, sido ora?”
Begitulah sms yang aku terima pada sore yang mendung. Yap,
pesan dari salah satu teman saya yang berdomisili di semarang yang akan
menemani saya pergi ke garasi Bejeu di Ngabul, Jepara. Selain ingin main
kesana, saya juga berencana memesan tiket untuk keberangkatan liburan akhir
tahun 2014 ini.
Tanggal 14 Desember 2014
Pukul 9 saya sudah berada di Terminal Jombor, salah satu
terminal utama di Yogyakarta yang berada di sisi utara kota. Sudah terbeli
tiket bus NS dengan uang berwarna biru bergambar pahlawan I Gusti Ngurah Rai
untuk keberangkatan jam 09:40. Skip saja, Bus NS dengan nomor armada HS024 ini
pun mendarat di Terminal Terboyo pukul setengah 2. Nekat saja saya dan teman
saya “nglaju” Semarang-Jepara menggunakan sepeda motor Supra X miliknya.
Hahaha, maaf Mas Ucub merepotkan sekali.
Sampai di garasi, saya langsung masuk ke kantor dan
membooking tiket tanggal 21, ternyata masih kosong, Alhamdulillah.. Karena
mendapat rekomen untuk menjajal B44/B30, maka saya ambil tiket untuk tujuan
Poris Plawad (walau salah jurusan sih haha harusnya saya turun rawamangun).
Setelah sore beranjak, puas putar2 di garasi, kembali lah saya ke Semarang dan
lanjut ke Yogyakarta. Terimakasih Mas Ucub, sekali lagi maaf merepotkan.
Tanggal 21 Desember 2014
Saya sudah memesan tiket untuk NS jam 09:40, tetapi karena
padatnya jalan Kota Yogyakarta, maka terpaksa tiket saya dimundurkan menjadi
pukul 10:50. Skip lagi, sampai di semarang pukul 1 kurang, Alhamdulillah masih
terkerjar Travel Bejeu yang telah dibookingkan oleh Mas Ucub (Terimakasih lagi
mas haha). Saya naik dari depan RS Sultan Agung semarang, travel Bejeu ini pun
melesat ditengah jam jam sibuk pantura bagian timur. Akhirnya sampai di garasi
Bejeu Ngabul pukul 3 sore dan langsung lapor cek serta melunasi tiket di kantor.
Yak, betul dapat armada B44 “Sabalong Samalewa, Boy London, Mr. Ketcik”. Muter
muter garasi dulu sambil nunggu pemberangkatan, hehe. Ternyata B44, B27, dll
tugas langsir. Sempet kaget karena gatau dan udah terlanjur naruh tas di dalam bus
haha. Sambil nunggu kembali bus langsir, di warung di depan garasi saya pesan
mie goreng disambi bercakap cakap dengan kru kru bejeu, sangat hangat sekali
sambutan mereka. Terimakasih pak hehe.
Pukul 5 kurang, bus langsir sudah kembali ke garasi, langsung
dah saya naik, ditanyain sama kru nya “Mas yang suka di poris itu ya??” wah
pak, ke poris aja baru dua kali, baru tau itu poris hehehe.. Masih menunggu
penumpang langsiran, saya pun turun dan bercakap cakap dengan kru dan penumpang
di bawah. Pukul setengah 6, Bapak Driver pinggir pun perlahan memajukan B44
meninggalkan Garasi Ngabul. Sepanjang Jepara-Kudus mengambil penumpang di
beberapa agen, dan menjemput bapak Driver tengah.
6:40 masuk ke terminal kudus, hanya 20 menit B44 melakukan
operan dan lapor agen, tepat pukul tujuh, B44 meninggalkan terminal kudus.
Jalanan Kudus-Semarang lumayan padat malam itu, tetapi dengan lihainya, Mr.
Ketcik dapat meng overtake Stk Avantgrade, NS blue Ribbon, Stk merah. Dan
memilih berbelok ke kiri melewati lingkar Demak yang cukup sepi, dan alhasil
dapat men OT NS manhattan Marcopolo, dan SMM Nucelus3 non AC.
Pukul 19:46 depan Terminal terboyo, sepanjang jalan calm but
sure, Boy London dapat men OT Stk Barxolid Scorking, HR Red Titans, Stk Sukun,
HR79, HR93, MaKis “Sumatra”, Stk 20 “Manufer”, Saat hampir meng OT NS purple,
ada motor yang berjalan dengan santainya di tengah, dan ditegur dengan klakson
panjang dari B44 akhirnya minggir dan B44 sukses melaju mendului NS,
Jam pun menunjukkan pukul 20:05 berhenti sebentar di agen
Krapyak bersama HR93 dan HR68. Macet di daerah mangkang bersama HR 68, HR 93, Stk
Barxolid. Lolos macet, pukul 20:51 masuk daerah Kendal berhasil meng OT kembali
HR93, Stk Barxolid,. Dan B44 pun memilih masuk lingkar Kendal. Memasuki daerah
weleri berhasil meng OT SubJay JetbusHD2 Yellow.
Pukul 21:35 memasuki Rumah Makan Bukit Indah bersama
B13,B27,B33,B39,B12,B35. Cukup lima belas menit, pukul 21:50 B44 meninggalkan
RM Bukit Indah dan telah berganti ke Driver tengah. Melaju di tanjakan plelen
bersama GM VIP, bapak Driver pinggir ini agak kesal karena GM yang menunggu
lawan arah kosong untuk meng OT depannya terkesan menjebak B44 sehingga Mr.
Ketcik pun mandeg, berhenti sejenak untuk mengatur nafas yang menggerung
gerung. Alhasil Artha Jaya pun meng OT Mr. Ketcik dengan mudahnya. Selepas
tanjakan pun, Sabalong Samalewa pun menunjukkan kegagahannya. Di overtakenya GM,
GMS biru JetbusHD, HarSanJay, PK Evonext “Kharisma” yang sedang minggir, OBL
exe. Driver tengah ini cenderung lebih halus dari driver pinggir.
Pukul 22:12 memasuki jalan raya subah, karena agak
mengurangi tempo sedikit, NS HS226 berhasil mendului B44. Slow but sure kembali
bangkit mendahului GM JetbusHD. Entah mengapa mata ini susah diajak kompromi,
akhirnya ketiduran deh. Bangun bangun jam menunjukkan pukul 23:11 Boy London
sedang mendahului TD Legacy, dan rombongan Pemanah Muntilan yang sedang
minggir. Nah, memasuki etape pait, masuk daerah comal terjadi antrean panjang
kendaraan atau biasa disebut MACET hehe. Karena Mr. ketcik salah mengambil
lajur, maka didahului dengan pelan oleh B27, Raya SR2, Stk Barxolid, dan NS
Manhattan. Berhasil lolos kemacetan pukul 00:03.
Pukul 00:28 masuk daerah pemalang membuntuti HR ex tridifa
77/78 “wali songo” daaan, ketiduran maning. Bangun lagi sudah di daerah
bulakamba pukul 01:15 posisi sedang mengejar Harjay. 01:27 memasuki Pejagan
TollRoad, mendahului Harjay, NS, dan HR yang sedang minggir. Di toll ini
Sabalong Samalewa memaksimalkan tenaga dari Golden Dragon sehingga speedometer
pun mentok. Berhasil mendahului PR pinguin Evonext, MaKis “Sumatra”. Agak
mengendorkan kekuatan setelah mendapat tembakan dim dari belakang. Saya salut
dengan driver ini, sangat sportif dalam hal memberi dan meminta jalan.
Dilewatinya B44 oleh Stk Elegant Pink dan Oleh kawan sendiri B33.
Kembali
memacu dapur 330HP ini sehingga dapat melewati Handoyo, SA Legacy SR1, NS
Bandung, Zntrm Hijau, SSM Ventura. Memasuki pintu toll, minggir sejenak bersama
B33, dan kembali melanjutkan perjalanan bersama B33 dan B9. Kembali dipacu
sehingga dapat mendahului Stk BI, Sts NonAC, dan B27 setelah diberi kesempatan
berjalan duluan tetapi tidak mau.
B33 memberi jalan, dan B44 memimpin lurus melalui Sadang.
Tapi memang deh, tadi ngasih jalan, sekarang dengan sadisnya B33 mendahului
B44, sakitnya tuh disini hahaha.. lanjutt. Menikmati jalanan tengah bersama B33
saking syahdunya saya pun ketiduran. Bangun bangun minggir berhenti subuhan di
Masjid Al-Munajat Sadang bersama B27 dan B9, lhoo… B33 kemana???
Pukul 05:15 take off lagi bersama B27 dan B9, calm but sure
mengarungi jalanan khas selatan yang berliku liku. Berhenti nyolar sebentar di
Purwakarta pukul 06:05. Pukul 06:15 Mr. Ketcik memasuki Gerbang Toll Cikampek
dan langsung disuguhi kemacetan pagi Jakarta yang luaaaar biasa. Baru setelah pukul 08:10 Sabalong Samalewa berhasil masuk
toll lingkar dalam. Terhambat lagi di GT Halim 2 bersama RosIn PB103, GMS
EuroFighter, dan lain lain.
09:30 tiba di Grogol
10:05 tiba di Kalideres
10:45 finish terminal Poris Plawad.
Terimakasih All Crew B 44 “Sabalong Samalewa, Boy London,
Mr. Ketcik” pengalaman pertama saya merasakan Bejeu ini sangat memuaskan dan
bikin ketagihan ingin menjajal lagi hehe. Semoga next time bisa merasakan Bejeu
lagi…
Akhir kata dari saya, saya menyadari jika Catatan Perjalanan
ini masih jauh dari kata baik. Jika terdapat kata kata yang kurang berkenan
mohon dimaafkan. Sekian dan terimakasih.. Wassalam
Catatatn Perjalanan lanjutan berupa video https://youtu.be/Mzctbz46Mq0. Selamat menyaksikan :)
Catatatn Perjalanan lanjutan berupa video https://youtu.be/Mzctbz46Mq0. Selamat menyaksikan :)




No comments:
Post a Comment